AKMI (Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia) Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah
Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah, Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program AKMI (Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia). Program ini dirancang untuk mengukur dan mengevaluasi kompetensi dasar siswa madrasah di berbagai jenjang, dari MI, MTs sampai MA. Tujuan dari AKMI adalah untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kemampuan siswa madrasah dalam hal literasi, numerasi, serta kemampuan sosial dan keagamaan.
Sebanyak 140 siswa kelas 8 MTsN 1 Ngawi mengikuti asesmen. Dilaksanakan dalam 2 hari, yaitu tanggal 19-20 Agustus 2024, seluruh siswa mengerjakan dengan fokus dan bertanggung jawab. Setiap siswa yang mengikuti AKMI akan mengerjakan soal-soal yang telah disesuaikan dengan jenjang pendidikan mereka. Di akhir asesmen, data hasil AKMI akan diolah untuk mengetahui tingkat kompetensi siswa secara keseluruhan, baik di tingkat individu maupun di tingkat madrasah.
Pelaksanaan AKMI dilakukan secara berbasis komputer (computer-based test). Seluruh siswa menggunakan HP masing-masing dan jaringan wifi madrasah. Ini memungkinkan asesmen dilakukan secara lebih efisien dan memberikan hasil yang lebih cepat. Proses AKMI melibatkan berbagai tahapan, mulai dari persiapan teknis, penyusunan soal, hingga pelaksanaan asesmen dan analisis hasil.
Ruang Lingkup AKMI
AKMI mengukur beberapa aspek penting dalam kompetensi siswa madrasah, yaitu:
- Literasi Membaca
Aspek ini mengukur kemampuan siswa dalam memahami teks tertulis. Tujuannya adalah untuk menilai sejauh mana siswa mampu menangkap informasi dari teks, memahami ide utama, serta menganalisis dan mengevaluasi informasi. - Numerasi
Numerasi adalah kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan konsep matematika untuk memecahkan masalah sehari-hari. Asesmen ini menekankan pada kemampuan siswa dalam berhitung, berpikir logis, dan memahami data numerik. - Literasi Sains
Aspek ini menilai kemampuan siswa dalam memahami konsep dasar sains dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Literasi sains juga menilai kemampuan siswa dalam melakukan analisis ilmiah, memecahkan masalah berbasis sains, serta berpikir kritis terhadap informasi ilmiah. - Literasi Sosial-Keagamaan
Berbeda dari asesmen di sekolah umum, madrasah juga mengukur kemampuan siswa dalam literasi sosial-keagamaan. Ini meliputi pemahaman tentang nilai-nilai agama, etika, serta kemampuan siswa dalam mengaplikasikan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Literasi sosial-keagamaan bertujuan untuk mencetak siswa madrasah yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral dan spiritual yang kuat.
AKMI merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Dengan pendekatan asesmen berbasis kompetensi, program ini diharapkan mampu menciptakan generasi siswa madrasah yang unggul dalam literasi, numerasi, serta memiliki pemahaman keagamaan dan sosial yang baik. Implementasi AKMI menjadi kunci penting dalam membentuk lulusan madrasah yang berdaya saing tinggi, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan di era global.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Estafet Kepemimpinan Baru di MTsN 1 Ngawi - Gebyar Demokrasi 2026
MTsN 1 Ngawi baru saja usai menggelar hajat besar. Selama beberapa hari terakhir, suasana sekolah jadi lebih hidup berkat event Gebyar Demokrasi dalam rangka pemilihan Ketua OSIM dan Pr
Memetik Hikmah Isra’ Mi’raj 1447 H
Kamis, 15 Januari 2026 Suasana di lingkungan MTsN 1 Ngawi tampak berbeda dari biasanya pada pagi ini. Sejak bel masuk berbunyi, seluruh siswa, guru, dan staf terlihat kompak mengenakan
MTsN 1 Ngawi Peringati HAB Kementerian Agama ke-80 Tahun 2026 dengan Semangat Kerukunan dan Sinergi
Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Tahun 2026, MTsN 1 Ngawi menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan k
Pindah Tugas Bapak Choirul Anam "Semangat Membaja! - Kondisi 85!" dari MTsN 1 Ngawi ke MTsN 7 Ngawi
2 Januari 2025 Ada pertemuan, ada pula perpisahan. Namun bagi keluarga besar MTsN 1 Ngawi, melepas sosok Bapak Choirul Anam bukanlah perkara mudah. Setelah sekian lama mewarnai hari-ha
Rangkaian Kegiatan Bermakna Pasca Sumatif Akhir Semester di MTsN 1 Ngawi
Dalam rangka mengisi kegiatan setelah pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS), MTsN 1 Ngawi menyelenggarakan berbagai aktivitas edukatif dan kompetitif selama satu minggu penuh. Seluru
Pelepasan Purna Tugas Bapak Drs. H. Sukamto - Meninggalkan Teladan yang Tak Pernah Pudar
MTsN 1 Ngawi kembali menorehkan sejarah haru. Setelah 23 tahun mengabdi penuh dedikasi, Bapak Drs. H. Sukamto resmi memasuki masa purna tugas. Sosok yang selama ini menjadi bagian penti
MTsN 1 Ngawi Gelar “Pray for Aceh dan Sumatra” sebagai Wujud Solidaritas dan Kemanusiaan
MTsN 1 Ngawi kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai empati dan kepedulian kepada seluruh siswa melalui kegiatan “Pray for Aceh dan Sumatra”. Kegiatan ini dig
“Sholawat Kebangsaan” MTsN 1 Ngawi Bersama Ditjen Bimas Islam Kemenag RI
Ngawi, 28 November 2025 MTsN 1 Ngawi turut berpartisipasi dalam kegiatan akbar “Sholawat Kebangsaan” yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bima
Kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Semester Tahun Ajaran 2025–2026 MTsN 1 Ngawi
MTsN 1 Ngawi kembali menggelar Asesmen Sumatif Akhir Semester (SAS) Ganjil sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran pada tahun ajaran 2025–2026. Kegiatan ini diikuti oleh
PERINGATAN HARI GURU NASIONAL 2025 MTsN 1 Ngawi “Guru Hebat, Indonesia Kuat”
Setiap tanggal 25 November, kita merayakan Hari Guru Nasional. Ini adalah hari untuk menghargai orang-orang yang setiap hari hadir di kelas, membimbing, menguatkan, dan membantu


