MEMPERINGATI IDUL ADHA 1445 H : MAKNA PENGORBANAN DAN KETAATAN KEPADA ALLAH SWT
Ngawi, 17 Juni 2024 / 10 Dzulhijah 1445H
Idul Adha merupakan salah satu momen sakral dalam agama Islam yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Pada tahun 1445 H ini, umat Muslim kembali memperingati peristiwa yang memiliki makna mendalam dalam sejarah agama Islam, yakni pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang telah siap mengorbankan putranya, Ismail AS, dalam menaati perintah Allah SWT.
Idul Adha, tidak sekadar menjadi momen untuk mengenang kisah kepatuhan dan kesetiaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail kepada Allah SWT. Lebih dari itu, Idul Adha adalah saat untuk merefleksikan nilai-nilai kesucian, pengorbanan, dan kepatuhan kepada Tuhan yang Maha Kuasa.
Tradisi utama yang dilakukan pada Idul Adha adalah penyembelihan hewan kurban yang merupakan simbol dari ketaatan dan kepatuhan kepada Allah SWT. Perintah untuk berkurban tertuang di Al-Quran. Dalam surah al-Kautsar, Allah berfirman:
"Sesungguhnya Kami telah memberimu (Nabi Muhammad) nikmat yang banyak. Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!" (QS Al Kautsar: 1-2)
Hewan-hewan yang dikurbankan ini kemudian dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan mereka yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian sosial dan solidaritas umat Muslim.
Selain bermanfaat secara sosial, berqurban juga membawa manfaat bagi yang mengamalkan. Diantaranya yaitu
- Lebih mendekatkan diri kepada Allah
Berkurban menjadi jalan untuk mendekat pada Allah sebagaimana firman-Nya dalam Al-Quran:
"Sesungguhnya Allah SWT hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa.” (QS Al Maidah: 27)
- Ungkapan rasa syukur
Seorang muslim telah menunjukkan rasa syukurnya kepada Allah dan sekaligus memberikan kepeduliannya bagi orang yang membutuhkan.
Allah berfirman, "Sesungguhnya Kami telah memberimu (Nabi Muhammad) nikmat yang banyak. Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah! Sesungguhnya orang yang membencimu, dialah yang terputus (dari rahmat Allah)." (QS. Al Kautsar: 1-3).
- Mendapatkan pertolongan Allah SWT di hari kiamat
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya,” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).
- Berkurban sebagai penebus dosa
Orang-orang yang berkurban akan diampuni dosa-dosanya. Hal itu sebagaimana sabda Nabi Muhammad dalam sebuah hadits:
"Hai Fatimah, berdirilah di sisi kurbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya tetesan darahnya yang pertama itu adalah pengampunan bagimu atas dosa-dosamu yang telah lalu.” (HR. Al Bazaar dan Ibnu Hibban)
Idul Adha 1445 H menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjalankan ajaran agama dengan penuh kesungguhan dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam segala aspek kehidupan.
Kami keluarga besar MTsN 1 Ngawi mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445H Mari kita sambut Idul Adha ini dengan penuh kegembiraan, kesyukuran, dan tekad untuk terus memperbaiki diri dalam memenuhi tuntutan agama dan bermanfaat bagi sesama.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Estafet Kepemimpinan Baru di MTsN 1 Ngawi - Gebyar Demokrasi 2026
MTsN 1 Ngawi baru saja usai menggelar hajat besar. Selama beberapa hari terakhir, suasana sekolah jadi lebih hidup berkat event Gebyar Demokrasi dalam rangka pemilihan Ketua OSIM dan Pr
Memetik Hikmah Isra’ Mi’raj 1447 H
Kamis, 15 Januari 2026 Suasana di lingkungan MTsN 1 Ngawi tampak berbeda dari biasanya pada pagi ini. Sejak bel masuk berbunyi, seluruh siswa, guru, dan staf terlihat kompak mengenakan
MTsN 1 Ngawi Peringati HAB Kementerian Agama ke-80 Tahun 2026 dengan Semangat Kerukunan dan Sinergi
Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Tahun 2026, MTsN 1 Ngawi menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan k
Pindah Tugas Bapak Choirul Anam "Semangat Membaja! - Kondisi 85!" dari MTsN 1 Ngawi ke MTsN 7 Ngawi
2 Januari 2025 Ada pertemuan, ada pula perpisahan. Namun bagi keluarga besar MTsN 1 Ngawi, melepas sosok Bapak Choirul Anam bukanlah perkara mudah. Setelah sekian lama mewarnai hari-ha
Rangkaian Kegiatan Bermakna Pasca Sumatif Akhir Semester di MTsN 1 Ngawi
Dalam rangka mengisi kegiatan setelah pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS), MTsN 1 Ngawi menyelenggarakan berbagai aktivitas edukatif dan kompetitif selama satu minggu penuh. Seluru
Pelepasan Purna Tugas Bapak Drs. H. Sukamto - Meninggalkan Teladan yang Tak Pernah Pudar
MTsN 1 Ngawi kembali menorehkan sejarah haru. Setelah 23 tahun mengabdi penuh dedikasi, Bapak Drs. H. Sukamto resmi memasuki masa purna tugas. Sosok yang selama ini menjadi bagian penti
MTsN 1 Ngawi Gelar “Pray for Aceh dan Sumatra” sebagai Wujud Solidaritas dan Kemanusiaan
MTsN 1 Ngawi kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai empati dan kepedulian kepada seluruh siswa melalui kegiatan “Pray for Aceh dan Sumatra”. Kegiatan ini dig
“Sholawat Kebangsaan” MTsN 1 Ngawi Bersama Ditjen Bimas Islam Kemenag RI
Ngawi, 28 November 2025 MTsN 1 Ngawi turut berpartisipasi dalam kegiatan akbar “Sholawat Kebangsaan” yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bima
Kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Semester Tahun Ajaran 2025–2026 MTsN 1 Ngawi
MTsN 1 Ngawi kembali menggelar Asesmen Sumatif Akhir Semester (SAS) Ganjil sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran pada tahun ajaran 2025–2026. Kegiatan ini diikuti oleh
PERINGATAN HARI GURU NASIONAL 2025 MTsN 1 Ngawi “Guru Hebat, Indonesia Kuat”
Setiap tanggal 25 November, kita merayakan Hari Guru Nasional. Ini adalah hari untuk menghargai orang-orang yang setiap hari hadir di kelas, membimbing, menguatkan, dan membantu


